ARGA MAKMUR – Pagi yang cerah di lingkungan hunian Polri berubah menjadi momen penuh aksi lingkungan. Pada Jumat (13/02/2026), jajaran kepolisian bertukar seragam dinas sejenak untuk memegang cangkul dan bibit dalam agenda Penanaman 200 Bibit Uwi Ungu.
Bukan sekadar penghijauan biasa, langkah ini merupakan gebrakan nyata Polres Bengkulu Utara dalam menyukseskan program ketahanan pangan dengan menyulap Halaman Asrama Polres Bengkulu Utara menjadi area produktif.
Kehadiran Tokoh Penting
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung guyub dan penuh semangat gotong royong. Sejumlah tokoh kunci turut turun langsung ke lapangan, di antaranya:
- Arie Septian Adinata, S.E., M.A.P. (Bupati Bengkulu Utara)
- AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H. (Kapolres Bengkulu Utara)
- Kompol Januri Sutirto, S.H. (Wakapolres Bengkulu Utara)
- AKP Sagiran, S.H., M.H. (Kabag SDM Polres Bengkulu Utara)
- Serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Bag SDM Polres Bengkulu Utara.
Mengapa Uwi Ungu?
Pemilihan uwi ungu sebagai komoditas utama bukanlah tanpa alasan. Selain kaya akan nutrisi dan antioksidan, tanaman umbi-umbian ini dikenal tangguh dan relatif mudah dikelola, menjadikannya simbol kemandirian pangan yang ideal untuk dicontoh oleh penghuni asrama maupun masyarakat luas.
”Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung program pemerintah daerah sekaligus membuktikan bahwa kemandirian pangan bisa dimulai dari lingkungan rumah sendiri,” ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali.
Langkah Nyata dari Lingkungan Sendiri
Sebanyak 200 bibit ditanam secara simbolis sebelum dilanjutkan secara serentak di lahan yang telah disiapkan di area Halaman Asrama. Polres Bengkulu Utara berharap aksi ini dapat memicu efek domino bagi warga sekitar:
- Optimalisasi Pekarangan: Mengubah halaman kosong di area hunian menjadi sumber karbohidrat alternatif.
- Edukasi Publik: Memberi contoh bahwa instansi Polri hadir dan peduli pada isu ketersediaan pangan dari lingkup terkecil.
- Keberlanjutan: Menjamin ketersediaan pangan lokal yang sehat, bergizi, dan mudah diakses oleh personel dan keluarga.
Kegiatan berakhir dengan suasana hangat, menandai awal dari transformasi halaman asrama yang kini tak lagi sekadar area terbuka, melainkan harapan baru bagi ketahanan pangan di Bengkulu Utara.

